Mengintip Nikmatnya Minuman Timur Tengah yang Legendaris ini

Setelah kemarin kita membahas minuman khas Arab yaitu Sobia, kali ini kita akan membahas minuman Timur Tengah yang bermana Qamar al-Din. Mungkin PiBi masih asing dengan minuman ini, memang jarang orang yang jual. Sekalipun ada yang pingin, biasanya orang-orang tersebut membuatnya sendiri di rumah. Qamar al-Din atau Qamaraddiin adalah minuman yang terbuat dari Aprikot kering yang sebelumnya dijadikan pasta. Dengan sedikit rasa asam, minuman ini disajikan dengan sedikit kental sehingga mampu melegakan dahaga. 

Menurut ceritanya, konon penemu dari minuman ini memiliki nama Qamar al-Din sehingga namanya diabadikan menjadi nama minuman yang diciptakannya. Di Bulan Ramadan, minuman ini memang lagi hits sebab hampir sama dengan Sobia, minuman ini cocok disuguhkan saat berbuka maupun sahur. Memiliki kandungan baik yang akan memberikan energi kepada setiap yang meminumnya.

Selain memberikan asupan energi, kandungan buah Aprikot ternyata juga bisa digunakan untuk merawat kecantikan lho. Pantas saja, kebanyakan penggemar minuman ini adalah dari jenis kelamin wanita. Tak hanya sampai disitu, buah Aprikot juga bisa digunakan sebagai makanan diet yang ideal. Pasalnya buah ini mampu menurunkan kolesterol dan efektif menurunkan berat badan.

Kalau kamu ingin mencicipi nikmatnya minuman Qamar al-Din ini, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan resep sebagai berikut: 200 gram buah Aprikot kering yang telah dihaluskan, 2 cangkir air, 3 sdm gula pasir, air mawar secukupnya. Cara membuatnya pun cukup mudah, pertama kamu potong Aprikot dengan ukuran kecil. Lalu masukkan potongan Aprikot tadi ke dalam panci dengan gula dan air secukupnya. Masak sampai mendidih dengan terus diaduk. Setelah itu saring dan diamkan beberapa saat sampai dingin. Terakhir, tambahkan air mawar secukupnya sesuai dengan selera kamu.

Cara membuatnya cukup mudah kan PiBi? Yuk buruan cobain minuman khas Timur Tengah ini.

(MA)

Sumber : Google

Tags: 

admin's picture


Joined: 09 Aug 2016

Tinggalkan Komentar